Jika suatu waktu lupa jumlah bilangan rakaat, bisa dilakukan sujud sahwi. Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan saat seseorang ragu-ragu telah lebih jumlah bilangan rakaat atau mungkin kurang.
Keraguan-raguan dalam shalat sebaiknya tidak terjadi. Maka ada sujud sahwi yang menyudahi keragu-raguan saat menjalankan ibadah shalat.
Sujud sahwi dapat dilakukan sewaktu shalat sendirian atau munfarid. Bisa juga dalam shalat berjamaah. Untuk shalat berjamaah, makmum tidak melakukannya, tetapi hanya dikerjakan oleh imam shalat.
Imam yang ragu-ragu atau lupa, dapat melakukan sujud sahwi dan diikuti oleh makmum. Hanya saja sangat jarang terjadi sujud sahwi oleh imam dalam shalat berjamaah.
Bagaimana dengan shalat munfarid atau shalat yang dilakukan seorang diri? Ini tata-cara sujud sahwi.
Sujud sahwi dilakukan setelah doa tasyahud akhir dan sebelum salam.
Dikerjakan sebanyak dua kali sujud sahwi yang diselingi dengan duduk antara dua sujud. Setiap hendak sujud sahwi mengucapkan takbir.
“Subhana man la yanamu wa la yashu. Maha suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”***
[answer.2.content]